Kopi: Self Reward Yang Tak Terbaca

Yanuar dwi istanto

Didalam perjalanan hidup yang maha asik ini, ada banyak petuah dari orang-orang yang sudah berpengalaman dalam bidang apapun. Tergantung diri kita mau mengambil mana yang kita suka atau mana yang kita perlukan untuk membantu menemukan rute perjalanan hidup. Rute yang sesuai dengan tujuan kita, mau seperti apa dan ada dimana diri kita di masa depan.

Bapak, adalah figur pertama yang saya jadikan sebagai rule-mode (acuan), baik dalam cara memandang masa depan maupun bagaimana cara beliau menentukan sebuah kebijakan yang win-win solution. Carannya sangat sederhana, sebagai seorang anak yang sangat antusias jika sedang berdiskusi tentang kehidupan terlebih tentang bagaimana prinsip dasar keuangan sebagai modal menjalani kehidupan.

Satu hal yang masih melekat dalam ingatan saya sampai saat ini, bapak pernah menyampaikan pesan “bekerjalah semaksimal mungkin sampai batas kemampuan di hari senin sampai jumat, sisanya, sabtu minggu, nikmati dengan cara yang paling sederhana”. Setelah mendengar pesan ini, saya terdiam, bahwa ada maksud yang belum saya paham secara keseluruhan.

Menikmati dengan cara yang paling sederhana adalah pernyataan yang belum saya paham. Namun setelah menjalani kerja keras secara maksimal selama hari senin sampai dengan jumat, hanya duduk di teras pada hari sabtu pagi saja sudah sangat nikmat. Kata bapak “menikmati denga cara yang paling sederhana bermaksud agar apapun yang kita lakukan tidak terbaca orang lain, karena hal itu akan mempengaruhi psikologi kita yang berdampak pada keputusan-keputusan penting”.

Setelah memahami bahwa harga dari sebuah kerja keras harus kita nikmati dengan cara yang sederhana, saya memilih untuk menikmatinya dengan secangkir kopi pada hari sabtu pagi, atau hari minggu pagi. Ya saya mencoba memilih kopi sebagai alat penghargaan diri setelah kerja keras selama seminggu. Itu artinya saya tidak minum kopi dihari kerja.

Bagi orang lain kopi mungkin biasa saja, tapi bagi saya setelah berkerja keras selama satu minggu, kopi adalah sesuatu yang sangat berharga, apalagi menikmatinya pada pagi hari sambil duduk di teras melihat taman depan rumah. Ya inilah konsep self-reward yang tidak terbaca. Tetaplah tidak terbaca, karena kita tidak dalam posisi harus membuktikan apapun kepada siapapun. Cheers.